| |

Belajar untuk tahu

Kegiatan percobaan teman-teman di  TK Kristen Petra 11 melihat bagian-bagian dari ikan. Tetapi ikannya bukan ikan mas, melainkan ikan bandeng, hehehe.... Mereka mencoba menyentuh kulitnya. Kulit ikan bandeng ada sisiknya dan terasa licin, warnanya putih berkilauan. Ikan menggunakan insang untuk bernapas, yang bisa membuka dan menutup untuk keluar-masuknya air. Setelah memegang dan melihat tubuhnya, ikan bandeng tersebut ditimbang untuk mengetahui beratnya. Wah... ada yang beratnya 600 gram, 800 gram, dan bahkan ada yang beratnya mendekati 1000 gram! Hehehe... senangnya belajar pada hari ini.

Rajin menggosok gigi

Eh, teman-teman TK Kristen Petra 11 ternyata juga tidak mau ketinggalan lho...! Mereka juga sedang mengikuti kegiatan belajar menggosok gigi. Untuk lebih jelasnya, ayo kita belajar bersama-sama! Caranya:

  1. Untuk gigi bagian atas, gerakannya dari atas ke bawah. Begitu juga untuk gigi bagian bawah, digerakkan dari arah gusi ke arah gigi (bawah ke atas). Arah menggosok gigi yang benar adalah searah sesuai dengan arah dari gusi ke gigi. Hal yang sama juga dilakukan untuk gigi bagian dalam.
  2. Untuk menunjang kebersihan gigi kalian, gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak dengan serabut yang halus.
  3. Gunakanlah air matang untuk menggosok gigi.
  4. Lakukan menyikat gigi minimal 2–3 kali sehari.

Wah, sekarang aku jadi mengerti cara menggosok gigi yang benar. Ternyata, caraku menggosok gigi selama ini masih belum benar… Ingat, gosok gigilah selalu, supaya gigi bersih dan sehat!

Belajar untuk Berani

belajar_berani_01Berjalan di atas papan titian di taman bermain, sungguh tidaklah mudah. Diperlukan sebuah keberanian untuk mencoba dan menjaga keseimbangan tubuh. Dengan penjelasan, contoh, dan dorongan dari ibu guru, kami pun akhirnya dapat meniti papan titian tersebut. Memang ada juga teman-temanku dari TK Kristen Petra 11 yang gagal melalui titian tersebut, bahkan ada yang tidak berani mencoba. Namun, berkat dorongan dan kesempatan yang diberikan oleh ibu guru, akhirnya mereka berhasil juga melewatinya.

Kata ibu guru, dengan latihan meniti papan titian, kita telah berhasil mengembangkan motorik kasar dan melatih mental kita untuk berani melakukan hal yang baru, serta taat pada penjelasan guru. Jika kita memperhatikan dan melaksanakan aturan bermain yang disampaikan oleh ibu guru, segala sesuatunya pasti dapat kita lalui dengan lancar. Sungguh menyenangkan mencoba hal-hal baru...! Hehehe...!

Hup..hup .. hiyaa

bermain_simpaiSenangnya bermain simpai... Tahukah teman-teman, apa itu simpai? Simpai adalah alat permainan yang berbentuk bulat dan terbuat dari rotan. Simpai dapat dipakai untuk bermain dan berolahraga. Di TK Kristen Petra 11, ibu guru mengajariku menggelindingkan simpai dengan baik. Sulit juga menggelindingkan simpai, loh...! Simpainya sering menggelinding melenceng, atau tidak dapat menggelinding jauh. Tetapi, setelah beberapa kali mencoba ... akhirnya simpaiku berhasil menggelinding lebih jauh daripada simpai teman-temanku. Horeee... aku menang!

Selain menggelindingkan simpai, kami juga dapat menggunakan simpai untuk bermain sekaligus berolahraga. Kami melompat dari satu simpai ke simpai lainnya. Kami melompat menirukan kelinci yang sedang melompat. Hup... hup... hup...!! Asyik juga, lho! Hehehe....

Belajar mencuci

belajar_mencuciApa sih detergen itu? Dan apa kegunaannya? Setahuku, itu untuk mencuci baju. Pakaian yang kotor bisa menjadi bersih jika dicuci dengan menggunakan detergen. Tetapi, bagaimana caranya? Syukurlah... ibu guruku mengajari kami, siswa kelompok A TK Kristen Petra 11, untuk mencuci celemek menggunakan detergen. Ternyata caranya mudah kok! Kami mencampurkan sedikit detergen dengan air secukupnya ke dalam ember, kemudian diaduk agar detergen larut dengan air. Selanjutnya, kami memasukkan celemek kami ke dalam ember dan menguceknya.

Kucek... kucek... kucek...! Harum, ya.... Bu, sudah bersih, Bu...! Setelah itu diperas dan dibilas dengan menggunakan air bersih. Lalu dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Dan sekarang celemek-celemekku menjadi bersih kembali. Terima kasih bu guru ... kini aku bisa!

boost the values reap the success