| |

Perahuku ‘Berjalan’

Perahuku

Hore …., perahuku dapat berjalan!! Teman kami, Kenn dari TK B tertawa senang, melihat perahu kertas yang dibuatnya dapat berjalan di atas air dalam ember plastik, he he he.

Perahu_1.jpgPerahu_2.pngPerahuku.jpgPerahu.jpgPerahu_3.png

Hari ini, Rabu, 13 Januari 2021, kami anak TK Kristen Petra 11 kelompok B mengikuti pelajaran tentang ‘kendaraan air yang tidak bermesin’. Teman-teman sudah tahu, apa saja sih kendaraan air yang tidak bermesin? Ya benar, salah satunya adalah perahu. Selain perahu, ada rakit, kano, getek. Lalu, bagaimana perahu bisa berjalan di air? Perahu dapat bergerak karena ada dorongan dari angin. Nah, coba sekarang perahu kertasnya ditiup, apa yang terjadi? Wah perahuku berjalan.

Teman-teman, selain menyampaikan pengetahuan tentang kendaraan air yang tdak bermesin, Pak Whisnu, guru kelas kami, juga mengajak dan memandu kami dengan sabar membuat perahu dari kertas. Ternyata caranya mudah, jika kita memperhatikan panduan guru serta mau mencoba, kita pasti bisa membuat perahu. Oh iya, sebelum pembelajaran, kami sudah menyiapkan air dalam ember/baskom yang akan menjadi tempat bagi perahu kami. Yeah …. Perahuku berjalan di atas air!

Ayo teman-teman, semangat belajar, ya. Kalau mau pandai, kita harus rajin belajar, jangan pantang menyerah. Belajar itu menyenangkan, asal kita melakukannya dengan senang. Kita patut bersyukur kepada Tuhan, karena kita masih bisa belajar/sekolah. Ayo semangat belajar!

Yes, I Can

Senyum mengembang, setelah Rachel, teman kami dari TK B menyelesaikan tugasnya, memakai kaos kaki dan sepatu sendiri. Yes, I can! Wah hebat! Itulah ekspresi kami anak, KB-TK Kristen Petra 11, yang mengikuti kegiatan fun learning, dengan tema: Menggunakan dan Melepas Sepatu dan Kaos Kaki. Fun learning, merupakan kegiatan baru di KB-TK Kristen Petra 11, di tahun ajaran 2020/2021, yang dimulai pada tanggal 15 Januari 2021 (setiap hari Jumat), yang dilaksanakan setelah jam pembelajaran. Ada tiga jenis kegiatan yang bisa kami ikuti, yaitu menolong diri sendiri, membaca dan menulis, dan musik (pianika).

Yes_I_Can4.jpgYes_I_Can51.jpgYes_A_Can1.jpgYes_I_Can2.jpgYes_I_Can3.jpgYes_I_Can.jpgYes_I_Can5.jpg

Sesuai dengan nama kegiatannya, yaitu mengurus diri sendiri, kami ingin bisa mengurus diri sendiri, melakukan kegiatan sehari-hari yang sederhana tanpa merepotkan orang lain, seperti mama, papa, atau nenek mungkin, dengan demikian kami menjadi anak yang mandiri.

Teman-teman, sebelum praktik menggunakan dan melepas sepatu serta kaos kaki, Ibu Guru memberikan tips merawat kaki, sepatu, dan kaos kaki, yaitu: sebelum memakai kaos kaki dan sepatu, kaki harus bersih dan kering, karena kaki yang basah atau kotor, akan menyebabkan kuman serta bau tak sedap. Kita juga harus memastikan kaos kaki kering dan bersih, karena itu, sebaiknya ganti kaos kaki setiap hari, apalagi kalau kita banyak bergerak dan kaki mudah berkeringat. Selain itu, agar sepatu tetap bersih, jemur sepatu minimal seminggu sekali agar sepatu tetap kering, sepatu yang lembab atau basah bisa menimbulkan bau yang tidak sedap. Wah, kita bisa dijauhi orang loh, kalau kaki atau sepatu kita mengeluarkan bau tak sedap.

Nah, tiba waktunya kita melihat video cara memakai kaos kaki dan sepatu, setelah itu, kami praktik memakai kaos kaki dan sepatu. Wah, teman-teman mungkin sudah lupa ya, karena sudah berbulan-bulan tidak ke sekolah, tidak pernah memakai kaos kaki dan sepatu selama masa pandemi covid 19 harus #dirumah_saja. Kalau teman-teman sudah lupa atau mengalami kesulitan tidak masalah, kita akan belajar, minta mama/papa atau siapa pun yang mendampingi kita untuk memandu kita. Teman-teman harus berani mencoba dan berusaha, agar kita jadi anak yang bisa mengurus atau menolong diri sendiri. Ketika kita berhasil melakukan tugas, pasti kita senang dan bangga kan. Yes, I can! 

Teman-teman mau menjadi anak yang bisa menolong diri sendiri? Yuk, terus mencoba sampai bisa, jangan putus asa ya. Ketika kita bisa menolong diri sendiri, berarti kita juga menolong mama atau papa atau orang-orang di rumah yang selama ini menolong kita. Semangat ya teman-teman. Kita pasti bisa, asal kita semangat dan tidak mudah menyerah. Tuhan memberkati kita.

Pahlawan Masa Depan Bangsa

Teman-teman, kita generasi muda, adalah generasi pahlawan masa depan bangsa, karena kitalah yang akan melanjutkan tugas para pahlawan, yang sekarang sedang berjuang untuk memajukan bangsa dan negara kita tercinta, Indonesia. Dulu, para pahlawan kemerdekaan berjuang dengan mengangkat senjata, sekarang kita akan berjuang untuk meraih cita-cita atau kehidupan yang lebih baik di masa depan, memajukan bangsa dan negara kita tercinta dengan menjadi pahlawan di berbagai bidang sesuai dengan kemampuan dan talenta yang TUHAN berikan kepada kita.

Hari_Pahlawan.jpgHari_Pahlawan_4_1.jpgHari_Pahlawan_3.jpgHari_Pahlawan0.jpgHari_Pahlawan_2.jpg

Teman-teman sudah tahu kan, setiap tanggal 10 November, kota Surabaya, yang juga dikenal sebagai Kota Pahlawan, kita peringati sebagai Hari Pahlawan karena, peristiwa 10 November terjadi  di kota Surabaya, di mana rakyat, yang dikenal dengan nama arek-arek Surabaya, mengobarkan semangat, berjuang melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan.

Kami, anak TK Kristen Petra 11, yang juga warga Surabaya, ikut bersukacita bersama warga Surabaya memeringati Hari Pahlawan. Pada hari itu, kami memakai pakaian tentara atau kaos “doreng” dan kostum serta atribut lain, seperti bendera merah putih, memakai pita atau ikat kepala merah putih, topi, dan lain sebagainya. Sebelum pembelajaran Bapak dan Ibu Guru kami memberi kami pengetahuan tentang peristiwa heroik yang terjadi pada tanggal 10 November 1945, dimana arek-arek Surabaya menurunkan dan merobek warna biru dalam triwarna bendera Belanda yang dikibarkan di Hotel Yamato. Peristiwa inilah yang kemudian kita peringati sebagai Hari Pahlawan setiap tanggal 10 November. Kemudian,  dengan semangat kami menyanyikan lagu “Surabaya Oh Surabaya”, dan menyaksikan video teatrikal Hari Pahlawan. Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, kami jadi mengerti, bagaimana para pahlawan harus berjuang untuk memperebutkan kemerdekaan, dengan mengorbankan banyak hal, tenaga, pikiran, waktu, serta harta benda, bahkan nyawa. Dan, kami juga belajar bagaimana harus berjuang untuk meraih cita-cita, serta ikut mengisi kemerdekaan, ikut serta memajukan bangsa dan negara kita. Kita generasi muda harus semangat, pantang menyerah,  belajar dan mengisi waktu kita dengan kegiatan-kegiatan yang positif agar bangsa dan negara kita tetap jaya. Ayo teman-teman, kita menjadi pahlawan masa depan bangsa, Indonesia pasti jaya, bersama TUHAN kita pasti bisa.  

 

Ayo, Rajin Gosok Gigi

Gigi_Sehat2_3.jpgGigi_sehat_5.jpgGigi_Sehat_TK_4.jpgGigi_Sehat_2_2.jpgGiGi_Sehat_1.jpg

Wah, drg. Sherly bawa gigi besar, untuk apa ya? Ternyata, hari ini, Kamis, 8 Oktober 2020 drg. Sherly Angeline Wijaya, dokter gigi di KB-TK Kristen Petra 11 mau memberikan penyuluhan kepada kami tentang cara merawat dan menyikat gigi yang benar. Agar gigi kita sehat, harus dirawat, salah satunya adalah dengan rajin menggosok  gigi, tetapi tidak asal sikat gigi ya, teman-teman, ada cara yang harus kita ikuti agar gigi kita sehat dan kuat.

Sebelum memberikan pengetahuan tentang pentingnya menggosok gigi dan simulasi cara menggosok gigi yang benar, drg. Sherly memutarkan sebuah video dengan judul “Ke Dokter Gigi”. Yuk, kita ikuti ceritanya.

Seperti biasa, setiap malam, Mombi dan Loli selalu menunggu ayahnya pulang dari kerja. Hore …, akhirnya, ayah datang. Wah … ayah membawa donat kesukaan Mombi dan Loli. “Terima kasih Ayah.” Mombi dan Loli langsung makan kue donat dengan lahapnya, “Nyam, nyam, mmm … enak!” Setelah makan kue donat, Mombi langsung ke kamar mandi untuk menggosok giginya. Dengan sukacita Mombi menyikat giginya sebelum tidur.  “Letakkan pasta gigi di atas sikat gigi, lalu, …. sok, gosok-gosok sampai bersih, mur, kumur-kumur, gigi sehat.”

Esok harinya, … o, o … ada yang sakit gigi. “Aduh, gigiku sakit …,” rengek Loli. Ternyata, tadi malam, setelah makan donat yang manis, Loli langsung pergi tidur, tidak menggosok giginya.  Sewaktu Loli tidur, monster (kuman) gigi langsung berpesta dalam mulut Loli, mereka menikmati sisa donat cokelat yang menempel di gigi dengan cara merusak dan membuat lubang di gigi Loli yang kotor. Ibu langsung mengajak Loli ke klinik dokter gigi. Awalnya, Loli menolak diperiksa oleh dokter gigi, Loli takut giginya dicabut. Tetapi, dengan sabar Ibu dokter memberikan penjelasan dan nasihat kepada Loli, kita harus rajin menggosok gigi setiap hari.

Setelah menonton video, drg. Sherly menjelaskan tentang pentingnya menggosok gigi dan bagaimana menyikat gigi yang benar, sambil mempraktikkannya dengan menggunakan  gigi peraga (gigi besar) hehehe … Pesan drg. Sherly, setiap orang harus mempunyai dan memakai sikat gigi sendiri, kita tidak boleh memakai sikat gigi papa/mama/kakak/adik. Sebelum menggosok gigi, sikat gigi harus dicuci dulu, lalu, beri odol, kumur-kumur dulu, tetapi airnya dibuang, jangan ditelan ya. Setelah itu, gosok gigi, dimulai dari menyikat gigi depan dengan posisi seperti menggigit, menyikatnya dengan cara diputar atau naik turun, demikian juga dengan gigi di bagian samping kiri dan kanan. Untuk gigi bagian dalam, buka mulut sikat gigi dengan gerakan maju mundur, lakukan untuk gigi atas dan bawah. Setelah semua gigi disikat, ternyata, lidah juga perlu disikat, teman-teman.  

Video kedua berjudul “Si Hitam” yang senang bermalas-malasan, suka makanan manis, dan malas menggosok gigi, akibatnya, giginya kotor dan rusak (berlubang).  Suatu hari Si Hitam diajak temannya bermain sandiwara, ia tampil dengan percaya diri dan jenaka, penonton senang dan memberikan pujian dengan penampilannya. Si Hitam tertawa gembira karena mendapat banyak pujian dan penghargaan. Tetapi, penonton menjadi kecewa ketika melihat Si Hitam tertawa karena tampak giginya kotor dan rusak. Akibatnya, penonton meninggalkan si Hitam. Ia menjadi sedih. Si Hitam menyadari keadaannya, lalu, ia pergi ke dokter gigi. Pak dokter menasihati Si Hitam agar merawat giginya dengan cara makan makanan yang menyehatkan dan rajin menggosok gigi. Si Hitam pulang dengan semangat, dan ia mulai melakukan nasihat dokter. Akhirnya, gigi si Hitam kembali bersih dan sehat. Dan, yang membuat Si Hitam bahagia, ia bisa kembali bermain drama serta mendapat penghargaan dari para penontonnya.

Teman-teman, siapa yang kurang rajin menggosok gigi? Kalau kalian tidak mau sakit gigi, harus rajin menggosok gigi, minimal dua kali sehari, yaitu setelah sarapan (makan pagi) dan sebelum tidur (malam hari) dengan cara yang benar, ya. Dan, jangan lupa, makan makanan yang menyehatkan, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan, dan sebagainya. Yuk, rajin gosok gigi agar gigi sehat dan kuat.

Tanaman Juga Perlu Dicintai

Hallo teman-teman, jumpa lagi dengan kami, anak-anak TK Kristen Petra 11. Kali ini, kami kembali berbagi pengalaman tentang tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita, yaitu tanaman kunyit, atau disebut juga kunir. Kunyit merupakan salah satu jenis tanaman rempah-rempah (atau tanaman bumbu masakan) dan tanaman toga (atau tanaman obat-obatan). Di rumah, pasti mama kalian punya persediaan kunyit, bahkan pernah menggunakan kunyit sebagai pelengkap bahan masakan. Coba kalian tanya kepada mama, apakah mama punya persediaan kunyit, dan, makanan apa yang menggunakan kunyit? Teman-teman pernah makan soto atau kare? Biasanya, kuah soto atau kare berwarna kuning. Nah, warna kuning kuah soto atau kare berasal dari kunyit.

Proyek_PKK_2_4.jpgProyek_PKK_B_6.jpgProyek_PKK_3.jpgProyek_PKK_A_5.jpgPKK_TK_2.jpgScreen_Shot_2020-10-20_at_12.34.52_PM_1.jpg

Eh, tunggu dulu … kegiatan yang akan kami bagikan bukan pengetahuan tentang kunyit atau membuat makanan dengan bahan kunyit, melainkan tentang kegiatan proyek PKK dalam rangka memeringati Hari Bumi (Earth Day) dengan tema “Mencintai Tanaman” yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2020 untuk kelompok TK B dan tanggal 9 Oktober 2020 untuk kelompok TK A. Melalui  kegiatan ini, kita belajar untuk menumbuhkan kepedulian kita terhadap bumi yang kita tempati,   tujuannya, agar kita memahami, bahwa tanaman adalah ciptaan Tuhan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan kita, dan, kita juga belajar untuk menanam serta merawat tanaman dengan baik supaya terjadi kelangsungan lingkungan hidup yang nyaman.

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga dan memelihara bumi tempat tinggal kita, yaitu dengan menanam dan memelihara pohon/tanaman, membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, mematikan lampu ketika tidak dipakai, dan memakai air seperlunya.

Menanam merupakan bukti kita mencintai bumi tempat tinggal kita. Dan, merawat tanaman merupakan bukti bahwa kita mencintai tanaman yang adalah ciptaan Tuhan. Jika tanaman tumbuh subur, lingkungan tempat hidup kita menjadi asri, nyaman, sejuk, udara bersih, dan kita sehat

Lalu, karakter apa sih, yang kita pelajari melalui kegiatan menanam kunyit? Melatih kesabaran kita dalam mengikuti suatu proses, karena tanaman tidak tumbuh dalam waktu semalam. Tanaman bisa tumbuh subur setelah melewati suatu proses, seperti pengolahan tanah, penanaman bibit, tanaman perlu disiram secara rutin dan dirawat dengan baik, misalnya dengan pemberian pupuk.

Teman-teman, ayo mencintai bumi tempat tinggal kita, mulai dari hal-hal sederhana yang bisa kita lakukan, seperti menanam dan merawat tanaman yang ada di rumah kita, termasuk di lingkungan tempat tinggal kita. Semoga, tanamannya tumbuh subur ya, dan kita bisa menikmati hasilnya serta menikmati hidup dengan lingkungan yang sehat dan nyaman.

boost the values reap the success