| |

Serunya Membuat Contong Tempat Bubur

1 2

Humm.. yuumyy. Hari ini kita akan membuat dan mencicipi makanan khas Madura, yaitu bubur madura. Bubur madura biasanya disajikan dengan wadah, yang terbuat dari daun pisang, yang disebut dengan “contong”, seperti apa sih, contong itu? Yukk, ikuti keseruan kami dalam proses membuat contong, tempat bubur madura.

Pada tanggal, 28 Mei 2019, TK Kristen Petra 11 Kelompok B, belajar di sentra bahan alam dengan tema “makanan khas Madura”. Bersama dengan Pak Whisnu, kami belajar tentang macam – macam makanan khas yang ada di kota Madura, woww, ternyata ada banyak macam makanan seperti, bebek songkem, soto madura, nasi serpang, kaldu kokot, rujak corek, ada juga sate, dan bubur madura. Nah, kali ini, kami akan membuat contong, tempat bubur yang terbuat dari daun pisang, dan mencicipi bubur madura.

Pedagang Cilik

IMG 20190507 WA0036

“Ayo, ayo, dibeli bandeng asapnya, beli satu gratis satu,” teriak Diego siswa TK Kristen Petra 11 Kelompok A yang berperan sebagai penjual bandeng asap. Hari itu, tanggal  23 April  2019, kami, siswa TK Kristen Petra 11 Kelompok A, mengikuti pembelajaran dengan metode sentra, bermain peran, dengan tema Kotaku Sidoarjo, yang diajar oleh Ibu Erna. Sebelum memasuki kegiatan sentra, anak dikenalkan dengan macam-macam tempat wisata yang ada di Sidoarjo, tempat-tempat bersejarah, sampai makanan khas Kota Sidoarjo.

IMG 20190507 WA0063

Dari penjelasan Ibu Erna, kami memperoleh pengetahuan baru, yaitu tentang makanan khas Sidoarjo, di antaranya: bandeng asap, telur asin, lontong kupang, dan kerupuk udang. Setelah belajar mengenai macam-macam makanan khas, dilanjutkan dengan bermain peran,  ada anak yang berperan menjadi penjual ikan bandeng asap, pembeli, pelanggan, dan pelayan di sebuah depot kecil yang dibuat oleh Ibu Erna, guru kelas kami. Ketika kami sedang sibuk, bermain peran, tiba-tiba, seorang guru datang, berpura – pura sebagai pembeli, “Permisi, saya mau beli ikan bakarnya,” anak, penjual ikan menjawab, “Kalau mau beli, harus duduk terlebih dahulu, baru dilayani.” He he he .. lucu ya. “Ayo, ayo, silakan dibeli ikannya, beli satu gratis satu,” penjual ikan bandeng asap terus berteriak dengan semangat. “Mau pesan apa?” Tanya teman yang berperan sebagai pelayan depot.

IMG 20190507 WA0081

IMG_20190301_092600.jpgIMG_20190301_092241.jpgIMG_20190301_092453.jpgIMG_20190301_092239.jpgIMG_20190301_092531.jpg
 

Hari Jumat, tanggal 1 Maret 2019, aku dan teman-teman KB Kristen Petra 11, mengikuti kegiatan belajar dengan tema hujan. Mendengar kata hujan, membuat kami sangat ingin bermain air. Hehe..! Sebelum bermain hujan buatan di taman sekolah, kami terlebih dahulu mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Pak Whisnu yang mengajar pada hari itu.

Kami belajar mengenai apa itu hujan, penyebab hujan, manfaat hujan bagi umat manusia, dan bahaya hujan bagi manusia. Dari penjelasan Pak Whisnu tersebut, kami jadi mengerti apa itu hujan. Hujan merupakan proses turunnya air dari langit yang disebabkan oleh air laut yang menguap ke langit dan menggumpal membentuk awan. Karena terlalu banyak uap air yang terbawa ke langit dan awan tidak dapat menampungnya, suhu di langit juga sangat dingin, maka uap tadi berubah menjadi butiran-butiran air lalu jatuh ke bumi.

Nah, itulah yang dinamakan hujan. Setelah diajar oleh Pak Whisnu tadi, kami diajak untuk bermain hujan di luar kelas. Sebelum itu, kami perlu memakai alat-alat perlengkapan saat hujan, yaitu jas hujan dan sandal jepit. Hehe..! Ini bukan hujan yang sebenarnya, lhoo..! Ini hanya bermain semprot air yang diarahkan ke atas, sehingga air yang kembali turun itu menyerupai hujan. Sangat menyenangkan sekali hari itu, karena kami belajar banyak hal mengenai hujan.

IMG-20190117-WA0017Kring..kring..kring ada sepeda... sepeda ku roda 2 kudapat dari ayah karena rajin belajar. Begitulah lagu yang kami nyanyikan ketika naik sepeda bersama- sama pada hari Selasa, 15 Januari 2019. Woowww, seru bangettt. Dengan ekspresi bersemangat, kami siswa – siswi TK KRISTEN PETRA 11 KELOMPOK B, satu demi satu mencoba menaiki sepeda tersebut meskipun salah satu sepeda berukuran lebih tinggi, namun hal tersebut tidak meredam kecerian dan semangat kami.

Pada hari itu, kami sedang melaksanakan pembelajaran bermain peran, semua teman – teman mendapat kesempatan untuk menaiki sepeda, sssttttt ada juga  teman kami yang belum bisa naik sepeda dan dia menangis...hehehe, tetapi kami tidaknya  mereka, justru sebaliknya yaitu memberi semangat kepada teman – teman kami yang belum bisa naik sepeda itu, untuk menunjukkan bahwa naik sepeda itu bukan sesuatu yang menakutkan. Ternyata belajar naik sepeda itu mempunya banyak manfaat bagi kami, selain untuk melatih gerak motorik kasar, juga untuk melatih ketangkasan dan keseimbangan, tidak hanya itu di dalam kegiatan tersebut kami juga belajar tentang rambu – rambu lalu lintas yang harus dipatuhi baik untuk pengendara sepeda motor maupun orang yang bersepeda supaya tidak terjadi hal yang membahayakan, Uuhhhh, kabayang kan akibat jika kita tidak patuh terhadap rambu – rambu lalu lintas yang sudah disediakan sama pak polisi yang ada di jalan.

Setelah kegiatan belajar selesai Bu Guru berpesan kepada kami untuk berhati-hati pada saat bersepeda di jalan, patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas di jalan itu sangatlah penting supaya nantinya tidak terjadi hal-hal yang membahayakan.

Ayo teman – teman, semangat ya !

 

Karyaku, Kreasiku, dan Imajinasiku

SAM_8438.jpgSAM_8440.jpgSAM_8439.jpg

Eitttttsssss, ini bukan sedang memasak lhooo hehehe. Tetapi sedang membuat suatu bentuk karya, Ehhh tunggu-tunggu, Mengapa kok memakai tempe dan wortel?.

Hehe, kami siswa TK Kristen Petra 11 Kelompok A, sedang belajar di sentra bahan alam dimana kami belajar menyusun bentuk mobil menggunakan potongan-potongan wortel tempe dengan bentuk geometri...Yaaayyybaguss kannn..,karya kami. Ada bentuk setengah lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang.

boost the values reap the success