| |

Christmas Services and Celebrations

Di Betlehem telah lahir
Juru s'lamat manusia
Yesus putra Maria
Dialah Raja damai

Suara lembut Vevina, teman kami dari kelompok B melantunkan pujian  yang berjudul “Yesus Putra Maria” mengawali kegiatan Kebaktian dan Perayaan Natal KB-TK Kristen Petra 11 pada tanggal 14 Desember 2020. Hari itu, dengan memakai kostum nuansa natal (merah/hijau), ada yang memakai asesoris topi sinterklas, bando tanduk rusa natal (Rudolf), kami bersama Ibu dan Bapak Guru bersukacita merayakan Natal di tengah masa Pandemi Covid 19 secara virtual.

Pelayanan firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Danny Nobret, S.Th. dengan tema “TUHAN Besertaku”, yang diambil dari kitab Matius 1:23: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel – yang berarti: ALLAH MENYERTAI KITA." Dalam renungannya, Kak Danny, demikian beliau minta dipanggil, menguraikan arti kata Imanuel: Allah menyertai kita, yang artinya, 1) Tuhan hadir bersama kita (anak-anak), 2) Tuhan dekat dengan kita. Tuhan hadir ke dunia, lahir di kandang yang hina, karena ingin dekat dengan anak-anak-Nya, dan supaya kita semangat dalam melayani-Nya.

Perayaan natal semakin lengkap dengan acara panggung boneka yang membawakan cerita tentang anak-anak yang bersukacita menghias pohon natal sambil memikirkan, apa hadiah natal untuk Tuhan Yesus. Kira-kira, apa ya, yang dipersiapkan oleh mereka sebagai hadiah natal untuk Tuhan Yesus? Oh, ternyata, mereka mempersembahkan talenta yang dimiliki, ada yang mempersembahkan dance, pembacaan puisi, solo vokal, dan ada juga yang bermain musik yang ditampilkan secara virtual.

Pembacaan puisi dengan judul “Natal” yang dibawakan oleh teman-teman, menggambarkan perasaan kami saat ini, merayakan Natal di tengah masa pandemi covid 19, kondisi yang berbeda dengan Natal di tahun-tahun yang lalu.

Natal memang tak lagi sama, kita tidak dapat berkumpul seperti dulu. Namun, cinta kasih Allah selalu kita rasakan setiap waktu.

Ya, meskipun kami tidak bisa ke sekolah, tidak bisa berkumpul bersama untuk merayakan Natal, kami tetap bersukacita karena cinta kasih Tuhan Yesus tetap kami rasakan hingga hari ini,  melalui keluarga dan para guru yang mengasihi kami, itulah bukti cinta kasih Allah kepada kami. Wah, Ibu dan Bapak Guru kami juga tidak mau ketinggalan dalam mempersembahkan talentanya untuk Tuhan Yesus, yaitu memainkan alat musik angklung membawakan lagu “Jingle bell” bersama beberapa teman kami dari kelompok B, yang memainkan alat musik pianika, dan solo vokal.

Dari cerita panggung boneka, ada satu anak yang yang mengingatkan kita, bahwa hadiah natal untuk Tuhan Yesus itu tidak harus dalam bentuk barang, tetapi kita mau mempersembahkan hidup kita sebagai hadiah natal untuk Tuhan Yesus. Natal tidak hanya soal kado, baju baru, celana baru, atau sepatu baru, tetapi Natal itu, bagaimana kita memberikan yang terbaik untuk Tuhan, karena Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk kita, yaitu dengan kelahiran Tuhan Yesus sebagai Juruselamat kita.

Bagaimana dengan teman-teman, apakah masih ada sukacita dalam merayakan Natal tahun ini, di masa pandemi covid 19 yang belum juga berakhir. Kita semua harus tetap semangat, tetap bersukacita karena Tuhan Yesus beserta kita, Tuhan selalu hadir dan dekat dengan kita. Merry Christmas 2020. God Bless Us.

boost the values reap the success