| |
 
IMG-20190313-WA0081.jpgIMG-20190313-WA0096.jpgIMG-20190313-WA0191.jpgIMG_20190313_082224.jpgIMG_20190313_093453.jpgIMG-20190315-WA0018_1.jpg

Pada hari Rabu, tanggal 13 Maret 2019, kami, siswa-siswi KB-TK Kristen Petra 11, mengadakan kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran. Sesampainya di sana, kami terpukau dengan banyaknya mobil pemadam kebakaran yang berjajar rapi di garasi. Mobil-mobilnya berwarna merah dan putih, lengkap dengan sirene, slang air, dan tangga yang sangat panjang di atas mobil. Setelah itu, kami pun masuk ke dalam ruangan yang luas. Kami disambut oleh bapak-bapak petugas pemadam kebakaran dengan memakai seragam. “Selamat pagi, Pak…” sapa kami kepada mereka dengan bersalaman.

Setelah memberi salam, kami duduk mendengarkan penjelasan dari bapak-bapak petugas tentang macam-macam alat pemadam kebakaran dan fungsinya. Ada tabung oksigen dan masker yang berfungsi sebagai alat bantu bernapas di dalam pekatnya asap saat terjadi kebakaran. Jaket antipanas untuk melindungi badan dari api yang berkobar. Sepatu khusus pemadam untuk berjalan di dalam lokasi kebakaran agar kaki tetap terlindung. Helm khusus pemadam kebakaran untuk melindungi kepala agar tidak terluka saat proses pemadaman api dan evakuasi. Alat pencongkel pintu yang berfungsi untuk membuka pintu secara paksa apabila ada sebuah rumah terbakar dan masih terdapat orang di dalamnya. Truk pemadam kebakaran yang berfungsi sebagai mobil pembawa air sekaligus dapat menyemprotkan air melalui slang yang ada. Di truk tersebut juga ada tangga yang menjulang tinggi. Dengan adanya tangga tersebut, memudahkan petugas untuk menyelamatkan korban yang terjebak di atas rumah ataupun gedung yang tinggi.

Selamat Ulang Tahun Petra...!

DSC03763

Pada tanggal 26 April 2019, tampak suasana istimewa di TK Kristen Petra 11. Eh, ada apa, ya? Oooh... ternyata pada hari itu, keluarga besar KB-TK Kristen Petra 11 sedang merayakan Hari Kartini dan HUT ke-68 PPPK Petra. Kami semua berangkat ke sekolah dengan penuh semangat. Pada hari itu, kami mengenakan pakaian daerah. Yang istimewa, kami datang bersama mama yang juga mengenakan pakaian daerah. Dan ketika kami sampai di sekolah, guru-guru kami juga mengenakan pakaian daerah. Wah, benar-benar hari istimewa! Mengapa kami datang bersama mama? Karena kami akan mengikuti lomba bersama mama, yaitu lomba menghias bekal (bento). Pasti seru acaranya! Yuk, ikuti terus cerita kami, ya..!

Kegiatan perayaan ini dilaksanakan bersama kakak-kakak dan para guru SD Kristen Petra 11, karena memang sekolah kami satu lokasi. Kegiatan dibuka oleh Ibu Regina selaku kepala KB-TK-SD Kristen Petra 11, dengan menyanyikan Mars Petra, lagu Ibu Kita Kartini, dan lagu Happy Birthday, serta pelepasan balon yang bertuliskan HUT ke-68 PPPK Petra.

Graduation & Pentas Akhir Tahun

SAM 0154

Pentas akhir tahun merupakan bentuk apresiasi dan syukur kami atas telenta yang Tuhan berikan dan, hasil bimbingan guru. Selama belajar di TK Kristen Petra 11, kami berani tampil di depan teman – teman, guru, dan papa - mama.

Senin, 17 Juni 2019, merupakan hari yang membahagiakan bagi kami, keluarga besar KB – TK Kristen Petra 11, karena kami merayakan kelulusan untuk anak – anak TK-B dan KB-B. Ekspresi wajah gembira terpancar pada siswa – siswi dan orangtua KB-B dan TK-B, dengan mengenakan baju toga kelulusan mereka memasuki ruangan untuk mengikuti rangkaian prosesi kelulusan dan pentas seni. Di awal acara, kegiatan diisi oleh Kepala Sekolah Ibu Regina untuk melakukan sambutan. Beliau sangat bangga dan senang ketika melihat anak didiknya sudah selesai menjalani pendidikan di jenjang KB dan TK. Ibu Regina berpesan, agar kami terus belajar dengan giat, “Gapai mimpimu setinggi langit sehingga apa yang kalian cita-citakan dapat tercapai”.

Kasih Sayang di Hari Raya Imlek

IMG-20190213-WA0030.jpgIMG-20190213-WA0024.jpgIMG-20190213-WA0026.jpg

Hari itu adalah hari yang menyenangkan bagi kami, 13 Februari 2019, keluarga besar KB – TK Kristen Petra 11 merayakan hari raya Imlek (Chinese New Year) serta Valentine’s Day. Kami siswa dan siswi KB dan TK berangkat ke sekolah dengan penuh semangat, ohh iya... tidak ketinggalan juga kami mengenakan pakaian khas Imlek dan Valentine’s Day dimana para anak laki – laki mengenakan pakaian berwarna merah dan yang perempuan mengenakan pakaian merah muda supaya kompak dan serasi.

Surabaya Shopping and Culinary Track

FIELDTRIP_KB_4.jpgFIELDTRIP_KB_1.jpgFIELDTRIP_KB_3.jpgFIELDTRIP_KB_2.jpgFIELDTRIP_KB_5.jpg

Hore … anak-anak KB B Kristen Petra 11 mau ikut Surabaya Shopping and Culinary Track. Wow… keliling kota Surabaya naik bus, pasti menyenangkan. Aku dan teman-teman tidak sabar menantikan hari itu, Jumat, 20 Januari 2017. Agar tidak ketinggalan, kami harus bangun lebih pagi dan berangkat ke sekolah lebih pagi. Surabaya Shopping and Culinary Track memiliki banyak rute, tetapi berbeda setiap minggunya. Kami mendapat rute Balai Pemuda – Balai Kota Surabaya – Museum Surabaya – Museum 10 Nopember/Museum Tugu Pahlawan – Museum Kesehatan – Museum Bank Indonesia – Jembatan Merah Plaza (JMP) – Balai Pemuda. Tidak semua tempat kami kunjungi, kami boleh menentukan tempat-tempat yang mau dikunjungi, asalkan sesuai dengan rute yang telah ditentukan.

Balai Pemuda merupakan tempat mangkal bus yang akan membawa peserta sekaligus tempat pemberangkatan peserta Surabaya Shopping and Culinary Track. Balai Pemuda Kota Surabaya merupakan bangunan bersejarah (cagar budaya) yang dilindungi oleh pemerintah, saat ini dugunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial pemuda, serta keegiatan apresiasi seni dan budaya. Di Balai Pemuda, kami tidak hanya menunggu jam pemberangkatan, tetapi kami bisa membaca buku yang tersedia di ruang perpustakaan anak (Children Library Room) yang memiliki banyak koleksi buku, tempatnya tenang dan nyaman untuk membaca. Hore …. Bus sudah siap. Kami siap keliling kota Surabaya. Wah … kami beruntung, sepanjang perjalanan, kami didamping oleh seorang pemandu, seorang kakak, yang biasa dipanggil Cak Husni. Ternyata, Cak Husni adalah pemenang Cak dan Ning Surabaya 2016.

Keluar dari Balai Pemuda, tempat pertama yang kami kunjungi adalah Balai Kota Surabaya. Balai Kota Surabaya yang terletak di Jalan Taman Surya, merupakan pusat pemerintahan kota Surabaya, tempat kerja Wali Kota Surabaya. Di Balai Kota, kami tidak hanya melihat gedungnya dari luar, tetapi kami juga diizinkan masuk ke dalam gedung, dan kami mendapat kesempatan bertemu dan foto bersama dengan Wali Kota Surabaya, yaitu Ibu Tri Rismaharini atau yang dikenal dengan panggilan Ibu Risma. Wah, bangga rasanya. Setelah selesai foto dengan Ibu Risma, kami melanjutan berkeliling, melihat ruangan/bagian lain dari Balai Kota.

Perjalanan kami selanjutnya, adalah ke Museum Surabaya yang berada di tengah pertokoan Siola, di Jalan Tunjungan yang baru diresmikan pada tanggal 3 Mei 2015. Meseum Surabaya berisi benda-benda bersejarah di Surabaya, antara lain foto-foto Wali Kota Surabaya yang pertama sampai yang sekarang, pakaian adat, alat transportasi yang pernah ada di Surabaya, dan lain-lain.

Berikutnya, kami menuju ke Museum 10 Nopember/Museum Tugu Pahlawan yang terletak di Jalan Pahlawan. Museum Tugu Pahlawan didirikan sebagai kebanggaan atas kemenangan arek-arek Suroboyo dalam pertempuran heroik pada tanggal 10 Nopember 1945, berisi benda-benda bersejarah yang digunakan dalam pertempuran tersebut.

Perjalanan kami yang terakhir, adalah ke Museum Bank Indonesia. Museum ini terletak di wilayah Surabaya Utara, tepatnya di Jalan Garuda (Jalan Rajawali), yang lokasinya tidak jauh dari pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plaza. Museum Bank Indonesia yang awalnya bernama De Javasche Bank ini berisi barang-barang sejarah keuangan di Indonesia, termasuk macam-macam uang yang pernah berlaku di Indonesia, mesin pencetak uang, tempat penyimpanan uang, dan lain sebagainya.

Wah, sudah lengkap perjalanan kami. Kami sangat menikmati wisata keliling Surabaya. Memang, belum semua tempat di Surabaya, kami kunjungi, tetapi kami puas dan senang berwisata sekaligus belajar tentang kota Surabaya. Sepanjang penjalanan di bus, kami bisa bergembira, didampingi pemandu kami, Cak Man yang baik dan sabar bercerita tentang tempat-tempat yang kami kunjungi. Mengaku arek Suroboyo? Belajarlah tentang kota Surabaya. Dan, cintailah Surabaya, Kota Pahlawan

boost the values reap the success